BANTUL – Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul menyelenggarakan kegiatan Wajib Kunjung Museum (WKM) pada Rabu (29/7/2026) sebagai upaya meningkatkan apresiasi generasi muda terhadap sejarah, budaya, dan nilai-nilai perjuangan bangsa. Kegiatan ini mengunjungi dua destinasi edukatif, yakni Museum Muhammadiyah dan Museum Memorial Jenderal Besar H.M. Soeharto. Program tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul, Yanatun Yunadiana, S.Si., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa museum merupakan ruang belajar yang mampu menghadirkan pengalaman nyata dalam memahami sejarah, kebudayaan, serta keteladanan tokoh bangsa.
Peserta kegiatan berasal dari Sapa Difa, Komunitas Rentan Marjinal Mekar Jaya, serta sejumlah SLB di Kabupaten Bantul, yaitu SLB Bina Siwi, SLB Widya Mulia, SLB Marsudi Putra 1 dan 2 Pandak, SLB Negeri 2 Bantul, SLB PGRI Trimulyo, SLB Islam Qothrunnada, dan SLB Pamardi Putra Banguntapan. Di Museum Muhammadiyah, peserta mempelajari sejarah dan kiprah Muhammadiyah dalam bidang pendidikan, sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan. Sementara di Museum Memorial Jenderal Besar H.M. Soeharto, peserta memperoleh wawasan mengenai perjalanan hidup, pengabdian, dan perjuangan bangsa. Melalui kegiatan ini, Dinas Kebudayaan berharap museum semakin dicintai sebagai sarana belajar yang inklusif, menyenangkan, serta mampu menumbuhkan karakter, nasionalisme, dan kepedulian terhadap pelestarian warisan budaya.
