Pandak — Himpunan Penghayat Kepercayaan Kabupaten Bantul menggelar kegiatan sarasehan pada Rabu, 12 Februari 2026, bertempat di Paguyuban Angesthi Sampurnaning Kautaman (ASK) Gilangharjo, Pandak, Bantul. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari 19 paguyuban penghayat kepercayaan se-Kabupaten Bantul.
Sarasehan tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus forum dialog untuk memperkuat koordinasi antar paguyuban. Selain itu, kegiatan ini juga membahas berbagai dinamika serta tantangan yang dihadapi para penghayat kepercayaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dalam sambutannya, panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu mempererat persaudaraan serta memperkuat sinergi antar organisasi penghayat kepercayaan di Bantul. Dengan adanya komunikasi yang intensif, diharapkan berbagai persoalan dapat disikapi secara bersama dengan semangat kebersamaan dan saling menghormati.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Bantul, Zaenal Abidin, S.H., M.H., yang memberikan pemaparan terkait aspek hukum dan pentingnya menjaga ketertiban serta kerukunan dalam kehidupan sosial. Ia juga menekankan pentingnya memahami regulasi yang berlaku agar aktivitas organisasi tetap berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Sementara itu, Ketua Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) Kabupaten Bantul, Heri Sujoko, S.E., Akt., menyampaikan pentingnya penguatan organisasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan paguyuban. Ia mengajak seluruh penghayat kepercayaan untuk terus menjaga nilai-nilai luhur budaya bangsa serta berperan aktif dalam pembangunan daerah.
Perwakilan Paguyuban ASK Kabupaten Bantul, R. Ida Nusawati, turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap sarasehan ini dapat menjadi agenda rutin sebagai sarana diskusi dan pemecahan masalah bersama.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Para peserta aktif berdiskusi dan menyampaikan pandangan, mencerminkan semangat kebersamaan dalam menjaga eksistensi serta kontribusi penghayat kepercayaan di Kabupaten Bantul.
