Kretek – Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat kembali menggelar rangkaian Upacara Hajad Dalem Labuhan Pengetan Tingalan Jumenengan Dalem Taun DAL 1959 / 2026 yang berlangsung di Pendopo Cepuri Parangkusumo, Mancingan, Parangtritis, Kretek, Bantul, pada Minggu malam, 18 Januari 2026, mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai.
Upacara ini merupakan bagian dari tradisi sakral Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat sebagai wujud ungkapan syukur, doa, serta pelestarian nilai-nilai budaya Jawa yang adiluhung. Kegiatan diawali dengan doa bersama sebagai bentuk permohonan keselamatan, ketenteraman, dan keberkahan bagi Karaton, masyarakat, serta alam semesta.
Setelah doa bersama, rangkaian acara dilanjutkan dengan berbagai pementasan seni tradisi, di antaranya tari Golek Ayun-Ayun, Panembromo, Sholawatan, serta Macapatan yang sarat dengan nilai filosofi dan spiritualitas Jawa. Puncak acara ditutup dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk, yang menjadi simbol tuntunan hidup serta media penyampaian ajaran moral dan kearifan lokal.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul turut berpartisipasi aktif melalui dukungan pendanaan Dana Keistimewaan Tahun Anggaran 2026. Dukungan tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bantul dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan tradisi serta budaya warisan Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Rangkaian Upacara Hajad Dalem Labuhan Pengetan Tingalan Jumenengan Dalem ini diharapkan dapat terus menjadi sarana pelestarian budaya, memperkuat identitas keistimewaan Yogyakarta, serta mempererat hubungan antara Karaton, pemerintah, dan masyarakat.
