DLINGO – Pentas fasilitasi kethoprak Sanggar Lestari Budaya yang digelar di Seropan II, Muntuk, Dlingo, Bantul, Senin (31/8/2026), berlangsung meriah dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Sanggar Lestari Budaya mementaskan lakon “Geger Gedhen” yang berhasil menghibur sekaligus menarik perhatian warga.
Sejak awal pementasan, masyarakat tampak antusias memadati lokasi kegiatan. Beragam kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, hadir untuk menyaksikan pertunjukan seni tradisional yang menjadi bagian penting dalam pelestarian kebudayaan tersebut. Antusiasme warga menjadi bukti bahwa seni kethoprak masih memiliki tempat tersendiri di tengah kehidupan masyarakat.

Pementasan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga menjadi ruang ekspresi dan pengembangan kreativitas bagi para pelaku seni. Melalui kegiatan fasilitasi ini, para seniman mendapatkan kesempatan untuk terus berkarya, melestarikan seni tradisional, serta mengenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.
Selain memberikan manfaat bagi pelaku seni dan masyarakat, kegiatan tersebut turut memberikan dampak positif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar membuka peluang bagi para pedagang untuk menawarkan berbagai produk dan kuliner kepada para penonton.
Perpaduan antara pelestarian seni tradisional dan pergerakan ekonomi masyarakat menjadikan pentas kethoprak ini memiliki manfaat yang lebih luas. Pentas Sanggar Lestari Budaya diharapkan mampu menjadi semangat bagi kelompok-kelompok seni lainnya untuk terus berkarya dan menjaga keberlangsungan seni budaya lokal.
Melalui kegiatan seperti ini, kethoprak tidak hanya tetap lestari sebagai warisan budaya, tetapi juga mampu menjadi kekuatan dalam mempererat kebersamaan masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi warga di tingkat lokal.
