Nyadran Agung Haul KRT Jayadiningrat dan Umbul Donga Mataraman Digelar di Makam Tambalan

Pandak – Tradisi budaya Nyadran Agung Haul KRT Jayadiningrat dan Umbul Donga Mataraman untuk para mantan Bupati Bantul pendahulu digelar pada Minggu Legi, (8/02/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan sarat nilai budaya Jawa, dipusatkan di kompleks Makam Tambalan, Bantul.

 

Rangkaian acara diawali dengan Kirab Kuthomoro pada pukul 13.00 WIB, yang membawa ubarampe sesaji dari rumah juru kunci menuju Makam Tambalan. Kirab dipimpin oleh juru kunci bersama Abdi Dalem Kagungan Dalem Makam Tambalan dan bregada keprajuritan.

 

Selanjutnya, prosesi Nyadran dilaksanakan pada pukul 14.00 WIB berupa tahlil dan nyekar di Makam KRT Jayadiningrat, sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi leluhur. Acara kemudian dilanjutkan dengan Haul KRT Jayadiningrat dan Umbul Donga Mataraman untuk para mantan Bupati Bantul pendahulu, yang dipimpin oleh rois dari Kawedanan Pengulon Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat serta doa oleh juru kunci setempat.

 

Usai prosesi utama, acara dilanjutkan dengan kenduri atau dhahar kembul sebagai wujud kebersamaan, disusul sesi sambutan-sambutan dari panitia dan perwakilan pemerintah daerah. Puncak acara diisi dengan mangajab dan ngaji sejarah yang disampaikan oleh Kyai M. Yaser Arief, MA, sebelum akhirnya ditutup oleh pembawa acara.

 

Kegiatan Nyadran Agung ini difasilitasi oleh Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul melalui Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2026. Fasilitasi tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai budaya Mataraman yang menjadi bagian penting dari jati diri masyarakat Bantul.

 

Seluruh peserta dan tamu undangan mengikuti acara dengan mengenakan pakaian Jawa lengkap, menambah kekhidmatan suasana dan mempertegas semangat pelestarian budaya adiluhung.