BAMBANGLIPURO – Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul terus mendorong pelestarian tradisi dan budaya lokal melalui fasilitasi kegiatan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Merti Dusun Glodogan, yang diselenggarakan oleh warga masyarakat Glodogan, Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul.
Kegiatan merti dusun diawali dengan kirab budaya yang diikuti oleh masyarakat Glodogan. Kirab berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai potensi budaya dan kreativitas masyarakat sebagai bentuk ungkapan syukur sekaligus upaya menjaga warisan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Setelah kirab budaya, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama sebagai wujud rasa syukur masyarakat atas keberlangsungan kehidupan, kesehatan, serta kerukunan warga. Merti dusun juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Seksi Seni Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul, Bagus Susilo Raharjo, S.E. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Glodogan, Sidomulyo, Bambanglipuro, yang hingga saat ini tetap berkomitmen melestarikan budaya yang berkembang di wilayah Kabupaten Bantul.
“Terima kasih kepada masyarakat Glodogan yang terus menjaga dan melestarikan budaya yang ada di Kabupaten Bantul. Tradisi seperti merti dusun bukan hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan, kegotongroyongan, dan jati diri masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul berharap tradisi merti dusun dapat terus dilaksanakan dan diwariskan kepada generasi muda, sehingga kekayaan budaya lokal tetap hidup, berkembang, dan menjadi bagian dari identitas masyarakat Bantul.
