LESTARIKAN SENI TRADISIONAL, GILANGHARJO GELAR PENTAS KETHOPRAK BANJAR LESTARI BUDAYA

PANDAK, Jumat (21/8/2026) – Upaya melestarikan seni tradisional terus dilakukan masyarakat Kalurahan Gilangharjo, Kapanewon Pandak, Bantul. Salah satunya melalui Pentas Kethoprak “Banjar Lestari Budaya” yang digelar Jumat malam (21/8/2026). Pementasan tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusiasme dari masyarakat yang hadir menyaksikan kesenian tradisional khas Jawa.

 

Pentas kethoprak ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyongsong Hari Jadi ke-80 Kalurahan Gilangharjo. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya masyarakat untuk menghidupkan kembali kesenian tradisional sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.

 

Pelaksanaan kegiatan kebudayaan ini mendapat dukungan melalui Fasilitasi Dana Keistimewaan (Dais) DIY melalui Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul. Dukungan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen dalam memberikan ruang bagi kelompok seni dan masyarakat untuk terus berkarya serta mengembangkan potensi budaya lokal.

 

Kethoprak tidak sekadar menjadi tontonan, tetapi juga memiliki nilai tuntunan. Melalui cerita, dialog, musik gamelan, serta berbagai unsur tradisi yang ditampilkan, masyarakat dapat mengenal nilai-nilai kehidupan, sejarah, dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

 

Pentas “Banjar Lestari Budaya” diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni tradisional. Dengan keterlibatan masyarakat dan dukungan pemerintah, kesenian kethoprak diharapkan tetap hidup, berkembang, dan menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat Gilangharjo serta Kabupaten Bantul.