Imogiri - Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul kembali melaksanakan rangkaian Kompetisi Bahasa dan Sastra Tingkat Kabupaten Bantul Tahun 2026 pada Rabu (17/6/2026) di Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Bantul. Pada kesempatan tersebut diperlombakan dua cabang, yaitu sesorah dan maca cerkak, yang diikuti peserta dari berbagai sekolah di Kabupaten Bantul.
Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa dan sastra Jawa sekaligus menjadi sarana pelestarian nilai-nilai budaya daerah. Lomba sesorah dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari Dr. Daru Winarti, Angger Sukisno, S.Pd., dan Kunthi Nawaruci, M.Pd. Sementara lomba maca cerkak dinilai oleh Dr. Fathurohman Nur Awali, M.Pd., Margareth Widhy Pratiwi, dan Suwarsidi, M.Pd.
Pada lomba sesorah, Juara I diraih Arceina Serilla dari SMP Negeri 1 Dlingo, Juara II Gendhis Aprilia Rizkiani dari MTs Negeri 4 Bantul, dan Juara III Stefany Audy Ardiana dari SMP Negeri 1 Bantul. Juara Harapan I diraih Alifia Fitria Ramadhani dari SMP Negeri 1 Pandak dan Juara Harapan II Aulia Widhi Hastuti dari SMP Negeri 1 Imogiri.
Sementara itu, pada lomba maca cerkak, Juara I diraih Fadya Adiba Angelina J. dari SD Negeri 1 Salakan Banguntapan, Juara II Laksita Hilma Ruchayah dari MI Al Muhsin 1 Krapyak, dan Juara III Arsy Nathania Sihotang dari SD Jarakan Sewon. Juara Harapan I diraih Adenaya Nalaqueen N. dari SD Bintaran Piyungan dan Juara Harapan II Divyanisa Azzahra Amri dari SDU Aisyiyah Bantul.
Melalui kompetisi ini, Kundha Kabudayan Kabupaten Bantul berharap dapat melahirkan generasi muda yang bangga menggunakan bahasa Jawa serta mampu menjadi penerus pelestari sastra dan budaya daerah di masa mendatang
