Pleret – Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul menyelenggarakan kegiatan Internalisasi Kesejarahan Melalui Komunitas pada Selasa (19/5/2026) di Kalurahan Wonokromo, Kapanewon Pleret, Kabupaten Bantul. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menanamkan kesadaran sejarah kepada generasi muda sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat.
Mengusung tema “Sejarah KRT Sumodiningrat dan Masjid Wonokromo”, kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber yang kompeten di bidang sejarah dan budaya. Narasumber pertama, Kuncoro Hadi, S.S., M.A., dosen Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), memaparkan peran penting KRT Sumodiningrat sebagai tokoh yang memiliki kontribusi besar dalam perkembangan wilayah Wonokromo dan sekitarnya.
Narasumber kedua, M. Yasser Arafat, menyampaikan berbagai data historis dan dokumentasi yang memperkaya pemahaman peserta mengenai jejak sejarah lokal. Sementara itu, Ahmad Ashuri selaku Dukuh Wonokromo I membagikan informasi mengenai sejarah Masjid Wonokromo yang menjadi salah satu peninggalan bersejarah dan pusat aktivitas keagamaan masyarakat setempat.
Peserta kegiatan terdiri dari mahasiswa, pelajar tingkat SMA, dan siswa SMP. Mereka mengikuti kegiatan dengan antusias, mulai dari sesi pemaparan materi hingga diskusi interaktif. Melalui kegiatan ini, para peserta diajak untuk mengenal lebih dekat sejarah di lingkungan mereka sendiri serta menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya lokal.
Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjaga, melestarikan, dan memanfaatkan nilai-nilai sejarah sebagai sumber inspirasi pembangunan karakter dan kebudayaan.
