SEWON – Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul kembali menyelenggarakan Festival Teater Tingkat Kabupaten Bantul Tahun 2026 pada Senin (27/7/2026) di Auditorium Jurusan Teater, Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi wadah bagi insan teater Bantul untuk menampilkan kreativitas, meningkatkan kualitas pertunjukan, sekaligus memperkuat pelestarian seni teater sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah.
Festival secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bantul Bidang Hukum, Gunawan Budi Santoso, S.Sos., M.H. Dalam sambutannya disampaikan bahwa festival teater merupakan ruang strategis untuk membangun ekosistem seni pertunjukan yang sehat, mendorong regenerasi pelaku seni, serta menumbuhkan semangat berkesenian di kalangan masyarakat.
Penampilan peserta dinilai oleh dewan juri yang terdiri atas Fajar Suharno, Nanang Arizona, S.Sn., M.Sn., Rano Sumarno, S.Sn., M.Sn., Drs. H. Hudono, S.H., dan Cahyo Ardi, S.Pd. Kelima juri memberikan penilaian berdasarkan aspek penyutradaraan, akting, artistik, penguasaan panggung, serta penyampaian pesan dalam pertunjukan.
Pada hari pertama, Senin (27/7), tampil dua kelompok teater, yakni Grup 4 yang merupakan gabungan dari Kapanewon Kretek, Pundong, dan Jetis dengan lakon "Didol", serta Grup 2 yang mewakili Kapanewon Bantul dan Bambanglipuro dengan lakon "Surat Mbok Cempluk". Kedua pertunjukan berhasil menghadirkan sajian yang sarat nilai sosial dan budaya, sekaligus menunjukkan kualitas garapan yang kreatif dan komunikatif.
Festival akan berlanjut pada Selasa (28/7/2026) dengan penampilan empat grup, yaitu Grup 6 (Pajangan, Kasihan, Sedayu), Grup 5 (Pandak, Srandakan, Sanden), Grup 3 (Dlingo, Pleret, Imogiri), dan Grup 1 (Sewon, Banguntapan, Piyungan). Melalui festival ini, Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul berharap lahir karya-karya teater yang inovatif, berkualitas, serta mampu memperkuat identitas budaya Bantul sekaligus menjadi media edukasi dan hiburan bagi masyarakat.
