Bantul – Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul menggelar Festival Langen Carita Anak Tahun 2026 di Pendopo Parasamya II, Kompleks Pemkab Bantul, Manding, Trirenggo, Bantul, Selasa (14/4/2026). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari hingga Rabu (15/4/2026) sebagai upaya pelestarian seni tradisi sekaligus pembinaan generasi muda di bidang seni pertunjukan.
Festival secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya menjaga keberlangsungan kesenian tradisional, khususnya langen carita, agar tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Ia juga berharap festival ini mampu menjadi ruang ekspresi sekaligus ajang regenerasi seniman muda di Kabupaten Bantul.
Sebanyak enam peserta ambil bagian dalam festival ini yang terbagi dalam enam wilayah tuti. Tuti Barat Utara meliputi Kapanewon Kasihan, Pajangan, dan Sedayu. Tuti Barat Selatan terdiri dari Sanden, Pandak, dan Srandakan. Tuti Tengah Utara meliputi Sewon, Bantul, dan Jetis. Tuti Tengah Selatan terdiri dari Kretek, Bambanglipuro, dan Pundong. Tuti Timur Utara meliputi Banguntapan dan Piyungan, serta Tuti Timur Selatan meliputi Dlingo, Imogiri, dan Pleret.
Pada hari pertama, Selasa (14/4/2026), festival menampilkan tiga peserta yakni Tuti Barat Utara, Tuti Timur Selatan, dan Tuti Barat Selatan. Sementara penampilan peserta lainnya dijadwalkan pada hari kedua.
Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari Saridal, S.Pd, Pardiman Djoyonegoro, S.Sn., Alib Biyono, S.Sn., Galih Prakasiwi, S.Sn., M.A., serta Yuli Setya Sari, S.Sn. Dalam festival ini, para peserta memperebutkan Juara I, II, dan III, serta sejumlah penghargaan perorangan meliputi Sutradara Terbaik, Koreografer Terbaik, Penata Iringan Terbaik, Pemain Pria Terbaik, Pemain Wanita Terbaik, dan Penata Artistik Terbaik.
Festival Langen Carita Anak Tahun 2026 ini didanai melalui Dana Keistimewaan Tahun Anggaran 2026, sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya daerah. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesenian langen carita semakin dikenal dan dicintai oleh generasi muda di Kabupaten Bantul.
