Festival Dalang Anak dan Remaja 2026, Dinas Kebudayaan Bantul Dorong Regenerasi Seniman Pedalangan

Bantul - Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul menyelenggarakan Festival Dalang Anak dan Remaja Tahun 2026 pada 15–16 Juli 2026 di Lapangan Trirenggo, Bantul. Kegiatan yang didukung melalui Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2026 ini menjadi salah satu upaya pelestarian seni pedalangan sekaligus wadah pembinaan generasi muda agar terus mencintai warisan budaya adiluhung.

Pelaksanaan hari pertama, Rabu (15/7), dikhususkan untuk kategori anak yang diikuti 10 peserta, yaitu Stefanus Prajadi Baskoro, M. Raziq Sabiq Hanan Anaqie, Bramara Wilasita Wisnu Murti, Muhammad Rafassya Aditama, Aksata Javier Art Arundaya, Emmanuel Satyasa Sulistyojati, Muhammad Dylan Athala Al-Farizi, Adiratna Dyah Pitaloka Prayitno, Moissani Abyan Ardita Putra, dan Ahmad Dzaki Sirega. Masing-masing peserta membawakan lakon yang berbeda dan menampilkan kemampuan mendalang selama 30 menit dengan toleransi waktu lima menit.

Penampilan peserta dinilai oleh dewan juri yang terdiri atas Ki Margiyono, Ki T. Jaka Tantara, Ki Sri Kawan, S.Sn., Ki Bayu Aji Nugraha, dan Ki Prastowo. Penilaian meliputi penguasaan sabet, catur, suluk, karakterisasi tokoh, penguasaan lakon, hingga penyampaian pesan yang terkandung dalam cerita wayang. Festival ini diharapkan mampu melahirkan dalang-dalang muda berbakat sekaligus memperkuat keberlangsungan seni pedalangan sebagai bagian dari identitas budaya Kabupaten Bantul yang harus terus diwariskan kepada generasi penerus.