Yogyakarta - Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul turut ambil bagian dalam Pembukaan Pesta Rakyat Mangayubagya Yuswa Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X yang ke-80, yang digelar pada Kamis, 2 April 2026 di Jalan Pangurakan, tepatnya di depan Eks Kantor KONI Yogyakarta. Keterlibatan ini menjadi wujud komitmen dalam mendukung pelestarian serta pengembangan seni budaya daerah di tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul mengirimkan salah satu kesenian unggulan, yakni Tari Montro. Tarian ini merupakan salah satu Warisan Budaya Takbenda yang dimiliki Kabupaten Bantul dan memiliki nilai historis serta filosofis yang kuat dalam menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat.
Tari Montro dibawakan dengan apik oleh Paguyuban Seniman Tari Bantul (PSTB), yang menampilkan gerak tari yang enerjik, dinamis, serta penuh ekspresi. Penampilan para penari yang kompak dengan balutan kostum tradisional yang khas mampu menghadirkan suasana yang hidup dan memikat perhatian para penonton yang hadir.
Antusiasme pengunjung terlihat jelas saat pertunjukan berlangsung. Banyak di antara mereka yang terpukau dengan keunikan gerak serta iringan musik yang mengiringi Tari Montro. Tidak sedikit pula yang mengabadikan momen tersebut melalui gawai mereka.
Kehadiran Tari Montro dalam pembukaan pesta rakyat ini menjadi daya tarik tersendiri sekaligus memperkaya ragam sajian seni yang ditampilkan. Selain sebagai hiburan, penampilan ini juga menjadi sarana edukasi budaya kepada masyarakat luas agar semakin mengenal dan mencintai warisan budaya daerah.
Melalui partisipasi ini, Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul berharap kesenian tradisional seperti Tari Montro dapat terus lestari, dikenal lebih luas, serta mampu menjadi identitas budaya yang membanggakan di tengah arus perkembangan zaman.
