Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul melaksanakan kegiatan Workshop Film Tahun 2026 pada Senin (25/5/2026) di Ruang Parangkusumo Hotel Ros In Yogyakarta. Kegiatan ini terselenggara bekerja sama dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta sebagai upaya meningkatkan kapasitas pengelolaan dan produksi film budaya di tingkat kalurahan.
Workshop diikuti oleh delapan kalurahan rintisan desa budaya di Kabupaten Bantul, yakni Kalurahan Srimartani Kapanewon Piyungan, Kalurahan Trimulyo Kapanewon Jetis, Kalurahan Trirenggo Kapanewon Bantul, Kalurahan Bawuran Kapanewon Pleret, Kalurahan Wirokerten Kapanewon Banguntapan, Kalurahan Karangtengah Kapanewon Imogiri, Kalurahan Argomulyo Kapanewon Sedayu, serta Kalurahan Temuwuh Kapanewon Dlingo.
Kegiatan workshop menghadirkan sejumlah narasumber dari ISI Yogyakarta dan praktisi perfilman yang memberikan materi terkait proses produksi film budaya. Materi yang disampaikan meliputi Pemahaman Standar Kurasi oleh Dr. Deddy Setyawan, M.Sn, Strategi Promosi Digital oleh Mohamad Faizal Rochman, S.Sn., M.T, Shot List dan Storyboard oleh Reza Pahlevi, S.Tr.I.Kom., M.Sn, Draft Skenario Final oleh Vera Isnaini, M.Sn, Timeline Produksi 8 Minggu oleh Arifa Khairianti, M.Sn, serta Ceklis Teknis Produksi oleh Beni Pusanding Tuah, S.P., M.Sn.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul, Yanatun Yunadiana, S.Si., M.Si. Dalam sambutannya disampaikan bahwa workshop ini menjadi langkah strategis untuk mendorong desa budaya agar mampu mendokumentasikan sekaligus mempromosikan potensi budaya lokal melalui media film yang kreatif dan berkualitas. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan setiap kalurahan dapat menghasilkan karya film budaya yang mampu memperkuat identitas dan nilai budaya masyarakat Bantul.
