Dinas Kebudayaan Bantul Gelar Workshop Festival Kethoprak 2026, Tingkatkan Kualitas Pertunjukan Bertema “Mataram Pasca-Perjanjian Giyanti”

Bantul – Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul menyelenggarakan kegiatan Workshop Festival Kethoprak Tingkat Kabupaten Bantul Tahun 2026 pada Rabu (3/6/2026) di Ruang Parangkusumo Hotel Ros In Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Festival Kethoprak Kabupaten Bantul Tahun 2026 yang mengangkat tema “Mataram Pasca-Perjanjian Giyanti.”

Workshop diikuti oleh perwakilan kelompok-kelompok kethoprak yang akan berpartisipasi dalam festival. Melalui kegiatan ini, Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul berupaya meningkatkan pemahaman, kemampuan teknis, serta kualitas artistik para peserta agar mampu menghadirkan pertunjukan yang lebih matang, menarik, dan berkelas.

Tema “Mataram Pasca-Perjanjian Giyanti” dipilih untuk menggali kembali peristiwa sejarah penting yang menjadi tonggak perubahan dalam perjalanan Kerajaan Mataram. Melalui sajian seni pertunjukan kethoprak, peserta diharapkan mampu menginterpretasikan nilai-nilai sejarah tersebut secara kreatif tanpa meninggalkan kaidah seni tradisi yang ada.

Dalam workshop ini, peserta mendapatkan pembekalan dari para narasumber yang berkompeten di bidangnya. Materi penyutradaraan disampaikan oleh Stefanus Prigel Siswanto, M.Hum, yang memberikan pemahaman mengenai teknik penggarapan pertunjukan, pengelolaan pemain, serta penguatan dramatika pementasan. Sementara itu, materi tata busana dan rias disampaikan oleh Okie Surya Ikawati, S.Sn, yang membahas pentingnya kostum dan tata rias sebagai unsur pendukung karakter serta visual pertunjukan. Adapun materi penulisan naskah disampaikan oleh Bayu Saptama, yang memberikan panduan mengenai penyusunan naskah kethoprak yang kuat, sesuai tema, serta mampu menghadirkan alur cerita yang menarik dan komunikatif bagi penonton.

Melalui workshop ini, diharapkan seluruh kelompok peserta Festival Kethoprak Tingkat Kabupaten Bantul Tahun 2026 dapat mempersiapkan karya terbaiknya sehingga festival tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pelestarian, pengembangan, dan pemajuan seni tradisi kethoprak di Kabupaten Bantul.

Kegiatan Workshop Festival Kethoprak Tingkat Kabupaten Bantul Tahun 2026 ini didanai melalui Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2026 sebagai wujud komitmen dalam mendukung pelestarian dan pengembangan kebudayaan Yogyakarta, khususnya seni pertunjukan tradisional kethoprak.