Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul menyelenggarakan kegiatan Pawiyatan Panatacara di Rintisan Desa Budaya Kalurahan Trirenggo, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai 6 hingga 10 Juli 2026, bertempat di Aula Kalurahan Trirenggo.
Pawiyatan Panatacara diikuti oleh pamong kalurahan dan anggota Karang Taruna Kalurahan Trirenggo sebagai upaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam membawakan acara (panatacara) menggunakan bahasa Jawa yang baik, santun, serta sesuai dengan kaidah unggah-ungguh dan tata budaya Yogyakarta. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk pelestarian bahasa, sastra, dan tradisi lisan yang menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat Bantul.
Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif mengikuti setiap sesi pembelajaran, berdiskusi, serta mempraktikkan teknik menjadi panatacara dalam berbagai jenis acara adat maupun kegiatan resmi. Antusiasme tersebut semakin meningkat karena Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul menghadirkan narasumber-narasumber berpengalaman dan memiliki kompetensi di bidang panatacara, sehingga materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan praktik dan pengalaman lapangan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir kader-kader panatacara yang mampu menjadi pelestari budaya di lingkungan Kalurahan Trirenggo serta dapat berperan aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan dan adat istiadat. Pawiyatan Panatacara juga menjadi wujud komitmen Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di Rintisan Desa Budaya, sehingga pelestarian budaya dapat terus berlangsung secara berkelanjutan dan diwariskan kepada generasi muda.
