Bantul Perkuat Desa Berbasis Budaya, Dua Kalurahan Jalani Verifikasi Lapangan

Bantul - Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul melaksanakan kegiatan verifikasi lapangan rintisan desa budaya pada Selasa, 5 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian proses penilaian dan penetapan calon rintisan desa budaya yang selanjutnya akan mendapatkan pembinaan berkelanjutan dari pemerintah daerah.

Verifikasi lapangan dilakukan di dua kalurahan, yakni Kalurahan Kebonagung, Kapanewon Imogiri, serta Kalurahan Canden, Kapanewon Jetis. Pada kesempatan tersebut, tim verifikasi melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai aspek pendukung desa budaya. Aspek yang dinilai meliputi potensi budaya yang berkembang di tengah masyarakat, keberadaan dan aktivitas kelembagaan budaya, hingga kelengkapan administrasi sebagai indikator kesiapan kalurahan dalam menjadi rintisan desa budaya.

 

Tidak hanya berfokus pada penilaian administratif, tim juga melakukan dialog interaktif dengan pelaku budaya dan pemerintah kalurahan. Dialog ini bertujuan untuk menggali sejauh mana komitmen, peran aktif, serta kesiapan masyarakat dalam mengembangkan dan melestarikan budaya lokal sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Melalui verifikasi ini, diharapkan dapat terpilih kalurahan yang tidak hanya memiliki kekayaan potensi budaya, tetapi juga didukung oleh komitmen kuat dari masyarakat dan pemerintah setempat. Dengan demikian, rintisan desa budaya yang terbentuk nantinya mampu tumbuh secara berkelanjutan, menjadi ruang pelestarian nilai-nilai budaya, sekaligus memberikan dampak positif terhadap penguatan identitas daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bantul.

 

Tim verifikasi dipimpin oleh Sekretaris Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul, Sarjiman, S.IP., M.E., dengan anggota Heri Maryanto, S.E., Dr. Arif Suharson, S.Sn., M.Sn., Marsidi, S.Pd., Saridal, S.Pd., Semedi Martha, S.Pd., serta Joko Nur Edi Purnomo, B.A. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Bantul dalam mendorong pengembangan desa berbasis budaya secara terarah dan berkelanjutan.