IMOGIRI – Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul kembali menghadirkan ruang apresiasi seni dan budaya melalui kegiatan Atraksi Warisan Budaya Takbenda Kabupaten Bantul, Sabtu (19/9/2026). Bertempat di Lapangan Eks Pasar Lama Imogiri, Salaman, Karangtalun, Imogiri, kegiatan ini menjadi wadah bagi kalurahan rintisan desa budaya untuk menampilkan potensi seni sekaligus memperkuat pelestarian budaya di tengah masyarakat.
Tiga kalurahan rintisan desa budaya turut ambil bagian dengan menghadirkan pertunjukan khas masing-masing. Kalurahan Terong menampilkan Jathilan Kreasi “Nawa Sukma Kawedar”, disusul Kalurahan Imogiri dengan Sendratari Teatrikal “Semburat Imogiri Krajan”. Sementara itu, Kalurahan Karangtalun menyuguhkan “Kethoprak Kolaborasi Nandur Panguripan” yang memadukan unsur tradisi, kreativitas, dan semangat kebersamaan.
Tidak hanya seni pertunjukan, kegiatan juga diramaikan dengan sekitar 30 stand UMKM yang merupakan gabungan pelaku usaha dari Kalurahan Terong, Imogiri, dan Karangtalun. Kehadiran UMKM turut memperkuat keterkaitan antara pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Bantul H. Aris Suharyanta, S.Sos., M.M., Sekretaris Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul, pejabat setempat, serta masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul terus mendorong warisan budaya takbenda agar tidak sekadar menjadi peninggalan masa lalu, tetapi tetap hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi mendatang.
