Berita

Kobarkan Semangat Perjuangan Pahlawan Melalui Lawatan Sejarah di Kabupaten Bantul

Rabu Legi, 1 Desember 2021 11:05 WIB 54

foto

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul melalui bidang Sejarah, Bahasa dan Permuseuman menyelenggarakan kegiatan lawatan sejarah dengan peserta terbatas dan menerapkan protokol kesehatan. Lawatan Sejarah pada tahun ini dilaksanakan selama tiga hari di tiga lokasi yang berbeda. Lawatan Sejarah dilaksanakan di bulan November yang merupakan bulan memperingati Hari Pahlawan. Tema Hari Pahlawan adalah Pahlawanku Inspirasiku. Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) melalui Seksi Sejarah Bidang Sejarah, Bahasa Sastra, dan Permuseuman melaksanakan Lawatan Sejarah dengan mengambil sub-sub tema yang berkaitan dengan pahlawan atau nilai-nilai kepahlawanan dan perjuangan.

Selasa (23/11), lawatan sejarah dilaksanakan di Omah UGM. Menghadirkan dua orang narasumber yaitu Dr. Sri Margana, S.S., M.Hum. (Dosen Sejarah Departemen Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada) dan Heri Priyatmoko, M.A. (Dosen Sejarah Universitas Sanata Dharma dan Pendiri Solo Societet). Tema Lawatan Sejarah di Omah UGM adalah Sejarah Raja Mataram di Bantul (Nilai-nilai Kepahlawanan Raja-raja Mataram di Bantul beserta peninggalannya). 

Rabu (24/11), hari kedua lawatan sejarah dilaksanakan di Sekolah Sungai Siluk yang menghadirkan narasumber yaitu Julianto Ibrahim, S.S., M.Hum (Dosen Sejarah Departemen Sejarah FIB UGM) dan Dr. Drs. Sumaryono, M.A. (Dosen Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta). Tema yang diusung adalah Sejarah Perjuangan Rakyat Bantul. Pada masa perjuangan sekitar tahun 1940-1950, Bantul berperan penting dalam beberapa peristiwa bersejarah. Seperti misalnya Serangan Umum 1 Maret, juga persiapan sebelumnya dimana banyak rakyat Bantul yang berperan menjadi telik sandi, tenaga medis, dapur umum, dan lain-lain yang membantu tentara untuk melawan penjajahan Belanda. 

Ditutup dengan pemaparan Perjuangan Pangeran Diponegoro Ketika berada di Bantul pada Kamis (25/11) bertempat di di Pendopo Kawasan Wisata Banjaran, Guwosari, Pajangan. Dua narasumber yang hadir pada acara ini yaitu Indra Fibiona, S.S., M.P.A. (BPNB DIY&Jateng) dan Dr. Drs. Nur Iswantara, M.Hum. (Dosen Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta).

Acara lawatan sejarah bertujuan untuk mengenalkan sejarah yang ada di Bantul, juga untuk melestarikan sejarah. Belajar sejarah tidak hanya dari buku, tapi bisa dari beragam media yang menarik, seperti seni rupa, puisi, teatrikal, seni pertunjukan, seni kriya, dan lain sebagainya.