Berita

PAGUYUBAN TEATER BANTUL

Senin Kliwon, 15 Mei 2017 12:02 WIB 310

foto
suasan latihan PTB

SAMPAH KAKUNG
Sebuah kehidupan bermasyarakat pingiran (urban). Keluarga Karyo Garuk bertetangga dengan keluarga Nyai Wangi. Usaha Karyo Garuk pengepul barang bekas, sampah. Roro Dewi anak Nyi Wangi berseteru dengan Daru, putra Karyo Garuk. Orangtua pun ikutan berseteru. Di dalam perseteruan tiba-tiba Mbah Kakung (Sampah Kakung) ayah Karyo Garuk menghilang, keluargapun bersedih. Nyai Wangi yang tidak tahu karena amarahnya mau mengusir keluarga Karyo Garuk. Berkat pemulung Togeg dan Toriq "Sampah Kakung" da;pat diketemukan. Gojek dan Gecul mengingatkan dalam bermasyarakat hendaknya berlaku "rukun agawe santosa, crah agawe bubrah". Inilah cerita yang akan dibawakan oleh PTB ( Paguyuban Reater Bantul ) mdengan komandan Unang Shio Peking pada Parade Teater Tradisi ke-6. PTB akan mewakili kontingen DIY. Akan tampil pada Sabtu 20 Mei 2017 di Halaman Candi Bentar TMII mulai jam 19.00.


Dinas Kebudayaan

igdisbud

fbdisbud

twdisbud

Pengunjung
  • Pengunjung: 63899
  • Online: 21
  • Hari ini: 35