Berita

WORKSHOP BAHASA DAN SASTRA JAWA

Senin Pahing, 2 April 2018 10:51 WIB 330

foto

Dewasa ini Bahasa Jawa cenderung makin tidak diminati oleh anak-anak, guru, dan orang tua sebagai bahasa komunikasi sehari-hari. Hal ini menjadi sebuah keprihatinan Dinas Kebudayaan Bantul. Melihat kondisi ini, Dinas Kebudayaan Bantul mencoba menggairahkan kembali penggunaan Bahasa Jawa untuk komunikasi sehari-hari lewat Workshop Bahasa dan Sastra Jawa. 

Kegiatan workshop ini dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada Hari Selasa-Rabu, 27-28 Maret 2018 di Balai Desa Sumberagung, Jetis, Bantul. Kegiatan ini diikuti oleh 150 orang guru SD/MI dan SMP/MTs se Bantul. Diharapkan dari kegiatan ini, Bahasa Jawa kembali digunakan sebagai bahasa sehari-hari baik di sekolah maupun masyarakat.

Hari pertama diisi oleh 3 narasumber. Mereka adalah Suwardi Endraswara-FBS UNY- dengan materi "eguh pratikel nglestarekake Basa Jawa", Subardo-Dikpora Bantul- dengan materi "unggah ungguh Basa Jawa", dan Muhammad Bagus Febriyanto,SS-Penghageng Urusan Macapat Kadipaten Pakualaman- dengan materi "gladhen sekar macapat". Hari kedua diisi oleh 4 narasumber yaitu Marsidi-ketua MGMP Basa Jawa SMP Bantul- dengan materi "Pasinaon Basa Jawa ing Tataran Andhap", Bambang Nugroho dengan materi "sinau nulis lan maca geguritan", Setya Amrih Prasaja dengan materi "aksara Jawa di ranah digital : pengenalan  dan aplikasinya pada perangkat os windows dan android", dan ditutup oleh Kadinas Kebudayaan Bantul Sunarto,SH,MM.


Dinas Kebudayaan

igdisbud

fbdisbud

twdisbud

Pengunjung
  • Pengunjung: 79425
  • Online: 16
  • Hari ini: 64