Berita

MAPAG TOYA DESA POTORONO

Senin Kliwon, 26 Maret 2018 15:55 WIB 203

foto

Mapag Toya adalah menjemput air. Agenda ini merupakan tradisi untuk menjaga air sebagai simbul kehidupan manusia. Kehidupan ini dimulai dari kebersihan terutama sungai sebagai simbul air. Kegiatan ini juga merupakan ujub syukur atas air yang melimpah sebagai sumber pengairan sawah. Agenda ini dilaksanakan oleh warga Desa Potorono. Upacara dimulaia dari Balai Desa Potorono dengan arak-arakan 3 tumpeng hasil bumi menuju Embung Desa Potoronoro. Sesampai di embung, gunungan dan 3 wanita dan 2 pria pembawa kendi (melambangkan bidadari dan pangeran) berputar mengitari embung. Sesampainya di dam (gejlik) Potorono, dilarunglah sesajen sebagai ungkapan syukur warga. Kemudian 3 wanita yang memerankan Bidadari Nawang Wulan, Nawang Sih, dan Nawang Sari didampingi Layang Seto dan Layang Kumitir mengambil air di Sungai Mruwe. Harapan dari mapag toya ini selain menjaga kebudayaan juga mengajak warga untuk menjaga kelestarian sungai/air.  


Dinas Kebudayaan

igdisbud

fbdisbud

twdisbud

Pengunjung
  • Pengunjung: 69620
  • Online: 8
  • Hari ini: 78